Depan  •  Berita  •  Iklim Usaha Makin Berat, Puluhan Pebisnis Pastikan Hengkang dari Jabar

Iklim Usaha Makin Berat, Puluhan Pebisnis Pastikan Hengkang dari Jabar

Berita  |   |  31 Dec 2013   

BANDUNG –Puluhan pengusaha di Jawa Barat memastikan akan hengkang dari Jabar pada 2014.

Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat menuturkan sejak penetapan upah minimum kota/kabupaten (UMK) 2014 puluhan pengusaha tekstil di Jabar memastikan pemindahan usahanya ke Jawa Tengah.

Para pengusaha bahkan sudah mengantongi izin usaha dari pemerintah kabupaten setempat.

“Proses perizinan di Jateng sangat mudah karena pemerintah setempat mendukung perkembangan iklim usaha sehingga proses kepindahan para pengusaha berjalan cepat,” ucapnya kepada Bisnis.com, Jumat (27/12/2013).

Para pengusaha bahkan telah merekrut karyawan baru dan kini tengah memberikan pelatihan. Ade memerkirakan puluhan pengusaha tersebut resmi pindah ke Jateng pada Maret tahun depan.

Ade meminta pemerintah daerah untuk memerhatikan para tenaga kerja di Jabar yang akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) setelah para pengusaha resmi pindah ke Jateng.

Pemerintah seharusnya mulai memberikan pelatihan keahlian lain terhadap pekerja sektor pertekstilan yang akan kena PHK, seperti pelatihan penggunaan teknologi sehingga pekerja dapat bekerja di bidang lain.

Ade menuturkan dalam satu bulan setelah penetapan UMK 2014 jumlah pekerja sektor pertekstilan yang terkena PHK di Jabar mencapai 4.000 orang.

Jumlah ini akan semakin besar pada 2014 mengingat rencana pemerintah menaikkan tariff dasar listrik (TDL).

“Kalau pemerintah jadi menaikkan lagi TDL tahun depan maka PHK akan terjadi secara masif. Hal ini karena beban pengusaha dari kenaikan TDL lebih berat dibandingkan dengan kenaikan UMK,” katanya.

Bisnis.com (27/12/2013)

Diskusi Kosong

Nama *

Email *

Website

Gunakan kode HTML blockquote, b, a, ul, ol, dan li jika ingin mempercantik komentar.