Depan  •  Berita  •  Sosialisasi Perumahan BPJS Untuk Pekerja

Sosialisasi Perumahan BPJS Untuk Pekerja

Berita  |   |  12 Feb 2016   

Halloapakabar.com, Jakarta – Indonesia Working Group for Labour (IwgL) bekerjasama dengan Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyelenggarakan Program Sosialisasi Perumahan untuk Pekerja “Dapatkan Rumah Dengan Kartu Peserta”

Data BPJS Ketenagakerjaan menyebutkan dari 19,19 juta pekerja (pekerja formal atau penerima upah dan pekerja informal atau bukan penerima upah) yang terdaftar sebagai pesertanya ada sekitar 7 juta pekerja yang belum memiliki rumah. Jumlah pekerja itu pasti akan terus bertambah apabila pekerja yang mendaftar menjadi peserta terus bertambah juga.

BPJS Ketenagakerjaan memberikan kemudahan kepada para peserta pekerja untuk memiliki rumah bersubsidi. Program ini dinamakan Perumahan Pekerja Kerjasama Bank (PPKB). PPKB ini merupakan program hasil kerjasama BPJS Ketenagakerjaan dengan PT. Bank Tabungan Negara (Persero). Kedua institusi ini bekerjasama dengan memperhatikan regulasi perbankan, program pemerintah dan kondisi ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan menempatkan sejumlah dana iuran peserta di BTN. BPJS meminta kepada BTN untuk mengelola dana peserta untuk kesejahteraannya, kata Kepala Kantor Cabang BPJS Jakarta Rawamangun, Bapak Tonny W. K di acara Sosialisasi Perumahan Pekerja BPJS Ketenagakerjaan “Dapatkan Rumah Dengan Kartu Peserta” Palm Terrace Restoran-Kawasan Industri Pulogadung Jakarta.

Ia menambahkan, ketentuan syarat yang harus dipenuhi para peserta yang ingin mendaftar syaratnya cukup mudah, untuk mendapatkan kredit rumah bagi pekerja, pengajuan kredit dilakukan di kantor cabang BTN dengan membawa persyaratan administrasi yang dibutuhkan. Syarat pengajuan yang diajukan untuk administrasi sama seperti pengajuan KPR pada umumnya. Rumah yang diajukan kreditnya merupakan rumah pertama peserta BPJS Ketenagakerjaan

Tonny yakin dan optimis akan banyak peserta yang antusias mendaftarkan diri dalam program BPJS Ketenagakerjaan, setelah mengetahui dari program BPJS Ketenagakerjaan sangat mensejahterahkan para peserta dan pekerja.

Kutta Panahattan, Divisi Investasi langsung BPJS Ketenagakerjaan Pusat menambahkan, program PPKB ini terdiri dari Kredit Konstruksi (KK), Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Pinjaman Uang Muka (PUM). Bunga yang ditentukan untuk program ini pun berkisar 3 sampai dengan 4 persen ditambah BI rate. “yang menentukan bunga pun bukan BPJS melainkan BTN yang harus mengacu kepada peraturan BI, disamping itu kami harus ikut mensukseskan program rumah subsidi dari pemerintah” katanya.

“Untuk jangka waktu maksimal mendapatkan KPR dapat dilakukan sampai 20 tahun sejak terhitung terdaftar. Sementara masa kredit PUM mengikuti ketentuan BTN dengan batas maksimal 15 tahun. Berbeda dengan jangka waktu KK yang hanya berpatokan pada jangka waktu yang berlaku di BTN”, imbuhnya.

Atas dasar komitmen terhadap amanah menyejahterahkan peserta pekerja dan pemahaman dan kecermatan analisanya terhadap kondisi sosial ekonomi pekerja termasuk kesadaran akan posisinya di dalam pemerintah dan Negara, BPJS Ketenagakerjaan mengeluarkan bantuan perumahan pekerja. Program ini memberikan bantuan terhadap peserta pekerja yang telah terdaftar atau didaftarkan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Senada dengan itu, Subhan Hadil MA, SE selaku Managing Director IwgL menambahkan, diharapkan manfaat dari program “Sosialisasi Perumahan Pekerja BPJS Ketenagakerjaan” dapat menciptakan kesepahaman antara BPJS Ketenagakerjaan, pekerja, peserta dan perusahaan terkait program-programnya yang menyejahterahkan peekerja terkait perumahan.

“Informasi melalui sosialisasi ini dapat meemberikan pengetahuan tambahan dan stimulasi bagi peserta menjadi duta-duta BPJS Ketenagakerjaan dalam mensukseskan program tersebut. Dan dari sosialisasi ini diharapkan memberikan dorongan kuat bagi perusahaan pekerja agar segera mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,“ kata Subhan.

Untuk mendukung sosialisasi program ini, Subhan menambahkan IwgL akan meluncurkan IwgL Communitydimana para pekerja menjadi partisipan Program IwgL dan bisa bergabung dalam grup social media Facebook IWGL Community (Indonesia Working Group Community) untuk saling berbagi cerita dan pengalaman pekerja serta mensukseskan Program BPJS Ketenagakerjaan demi kesejahteraan para pekerja Indonesia.

by ID.comm.

Diskusi Kosong

Nama *

Email *

Website

Gunakan kode HTML blockquote, b, a, ul, ol, dan li jika ingin mempercantik komentar.